Ini Saat Paling Tepat untuk Beralih Ke AC Inverter Yang Lagi Populer

Sampai akhirnya ilmuwan NASA diminta untuk memecahkan masalahnya. Pada tahun 2006, Ralph Lorenz membangun AC Inverter sebuah model meja dapur dengan menggunakan batu kecil beku dalam satu inci air di dalam sebuah kotak Tupperware. Tujuannya untuk mendemonstrasikan pergerakan es demi mengungkap fenomena di balik balik batu berjalan yang misterius.

Di musim dingin, Racetrack Playa penuh berisi air dan batu-batu di dasar danau itu menjadi terbungkus es. Berkat daya apung kumpulan es ini, bahkan hembusan angin ringan sekalipun dapat memindahkan bebatuan beku itu berlayar melintasi dasar danau yang berlumpur.

Bebatuan dengan dasar yang kasar meninggalkan jejak, sementara yang halus melayang dan menyimpang. Bulan-bulan yang hangat melelehkan es dan menguapkan air, hanya meninggalkan batu-batu dan jejak misteriusnya.

Pengunjung dapat melihat batu-batu yang berjalan ini di sedikit tempat, termasuk Little Bonne Claire Playa di Nevada dan yang paling terkenal, Racetrack Playa di lembah kematian (Death Valley).

Danau kawah Ijen, Indonesia
Para petualang berduyun-duyun ke pulau Jawa di Indonesia untuk melihat Kawah Ijen yang megah – tetapi mereka tidak menduga akan menemukan danau kawah berwarna turquoise di puncak gunung berapi itu.

Batu-batu berwarna hijau citrus cerah dan buih-buih gelombang putih di sekeliling danau berwarna biru kehijauan, menambah drama dalam sebuah pertunjukan yang spektakuler.

Sebuah elemen saja yang merupakan muasal dari seluruh pertunjukan mengagumkan: belerang.

Ruang magma di dasar gunung berapi mencampur gas-gas belerang ke dalam danau. Digabungkan dengan larutan metal berkonsentrasi tinggi, gas-gas tersebut mengubah air menjadi berwarna biru cerah. Mereka juga membuat danau kawah Ijen sebagai danau dengan tingkat keasaman tertinggi, dengan pH sebesar 0.5.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *